Monday, January 7, 2013

Transmisi Budaya dan Biologis serta Awal Perkembangan dan Pengasuhan

Transmisi budaya ialah  kegiatan pengiriman atau penyebaran pesan dari generasi yang satu ke generasi yang lain tentang sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan dan sulit diubah. 
Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. mewariskan budaya dari generasi yang satu ke generasi yang lain melalui sebuah kegiatan pengiriman atau penyebaran sebuah kebiasaan/adat istiadat yang sulit untuk diubah disebut dengan transmisi budaya.
 
Bentuk-bentuk transmisi budaya
 
Terdapat beberapa bentuk dari transmisi budaya antara lain yaitu :
 
a. Enkulturasi
Enkulturasi adalah Proses penerusan kebudayaan dari generasi yang satu kepada generasi berikutnya selama hidup seseorang individu dimulai dari institusi keluarga terutama tokoh ibu.
Proses enkulturasi terjadi pada kehidupan sehari-hari saat seorang ibu atau orang tua dalam mendidik anaknya. Nilai-nilai yang diajarkan oleh orang tua akan ditanamkan oleh anak dan dijadikan pedoman untuk bersikap, didikan yang diberikan oleh orang tua tidaklah sama sesuai dengan pola asuh yang diterapkan setiap orang tua, hal ini akan mempengaruhi kepribadian seorang anak nantinya.
 
b.  Akulturasi
Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri.
Proses akulturasi akan terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, dimana proses penerimaan suatu kebudayaan baru tersebut terhadap suatu masyarakat yang telah memiliki suatu kebudayaan tentulah tidak mudah, namun suatu kebudayaan baru akan dapat diterima dengan perlahan dan dijadikan suatu kebudayaan dalam suatu kelompok masyarakat tanpa menghilangkan kebudayaan sebelumnya yang ada pada masyarakat tersebut.
 
c. Sosialisasi
Sosisalisasi adalah proses pemasyarakatan, yaitu seluruh proses apabila seorang individu dari masa kanak-kanak sampai dewasa, berkembang, berhubungan, mengenal, dan menyesuaikan diri dengan individu-individu lain dalam masyarakat. Menurut Soerjono Soekanto, sosialisasi adalah suatu proses di mana anggota masyarakat baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat di mana ia menjadi anggota.
Sosialisasi mengacu pada seluruh proses sosial yang terjadi didalam masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
 
Pengaruh transmisi budaya terhadap perkembangan psikologis individu
 
Transmisi budaya yang terjadi di dalam masyarakat tidak terlepas dari peran individu itu sendiri, dimana proses transmisi terjadi dari generasi yang satu ke generasi berikutnya.
Contohnya, di dalam suatu keluarga transmisi diturunkan dari orang tua kepada anaknya dan seterusnya. Namun dari keturunan yang satu ke keturunan yang berikutnya terkadang memilki pola asuh yang berbeda, dan akan menghasilkan budaya yang berbeda pula dan diikuti oleh perkembangan psikologis yang berbeda pula. Hal inilah yang membuat terjadinya perubahan dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Kelekatan orang tua atau pengasuh terhadap anaknya akan sangat mempengaruhi perkembangan psikologis individu tersebut. Pola asuh orang tua sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologis individu.
 
sumber:

No comments:

Post a Comment