Akulturasi psikologis adalah akulturasi yang
terjadi pada psikologis seseorang atau suatu masyarakat, misalnya
seseorang yang merantau akan terpengaruh dengan budaya yang ada
ditempatnya merantau secara psikologis, seperti pola berpikir atau
sifatnya, tetapi tidak membuat ia berubah seutuhnya menjadi seperti
orang-orang asli ditempat tersebut.
Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul
ketika suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan
dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat
laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa
menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri.
Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya akulturasi adalah perubahan
sosial budaya dan struktur sosial serta pola budaya dalam suatu
masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi
sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai
dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan
perubahan. Faktor-faktor yang memperkuat potensi akulturasi dalam taraf
individu adalah faktor-faktor kepribadian seperti toleransi, kesamaan
nilai, mau mengambil resiko, keluesan kognitif, keterbukaan dan
sebagainya. Dua budaya yang mempunyai nilai-nilai yang sama akan lebih
mudah mengalami akulturasi dibandingkan dengan budaya yang berbeda
nilai.
No comments:
Post a Comment