Wednesday, February 23, 2011

Tentang Hidup

Ternyata hidup adalah seperti permainan. Entah benar atau tidak saya tidak dapat memastikannya. Mengapa saya bisa melihat dan memandang seperti itu ?.
Begitu banyak contoh yang menunjukan kepada kita mengenai permainan dunia politik. Bagaimana bisa seorang koruptor mendapatkan vonis hukuman penjara dan denda yang rendah ?. Akan tetapi bagaimana nasib seorang pencuri pakaian yang mendapatkan siksaan dari masyarakat yang memergokinya ?. Dipukuli hingga babak belur,diberikan vonis oleh pengadilan untuk mendekam di penjara sedemikian lamanya.
Apakah itu hal yang adil ?. menurut saya tidak sama sekali. Dimana keadilan itu ?
Belum lama saya naik angkot, dan melihat adanya 2 oknum yang meminta pungli kepada supir angkot yang saya naiki. Langsung saja saya bertanya, “bang, ngapain abang bayar pungli itu ?”. Dengan santai supir itu menjawab, “terpaksa de, kalo ga dibayar nomor pelat saya di catet, terus nanti keluar terminal saya di tilang polisi de”. Saya bertanya lagi, “jadi orang-orang itu di suruh polisi bang ?”. “ya begitulah de”. Sejenak saya diam, dan berharap hal-hal seperti ini diluruskan.
Permasalahan agama adalah sesuatu hal yang sangat sensitive untuk setiap manusia. Saya yakin setiap orang tahu mengenai hal ini. Lalu, mengapa justru mengenai keyakinan-keyakinan masing-masing kita dijadikan permasalahan ?.
Perlu di garis bawahi, Indonesia adalah Negara yang menganut asas demokrasi!. Dengan demikian saya rasa hal-hal menganai agama tidak perlu menjadi sesuatu hal yang perlu diributkan. Karena setiap agama pasti memiliki nilai kebenaran. Hanya saja “manusianya” yang tidak dapat mencerminkan nilai kebenaran tersebut. Jadi jangan menyalahkan agama !
Apakah anda sudah benar sehingga anda merasa bahwa anda bisa menghakimi orang lain ?
Apakah anda merasa anda sudah paling hebat diantara yang lain ?
Apakan anda merasa tidak pernah berbuat dosa , sehingga anda patut untuk dijadikan panutan oleh segala bangsa ?
Saya pribadi ingin mengatakan, “BARANG SIAPA YANG MERASA TIDAK PERNAH BERDOSA, BOLEHLAH KAMU MENGHAKIMI  SESAMAMU. TETAPI APABILA ANDA MERASA BERDOSA, BENAHI SAJA DIRI KAMU DAHULU SEBELUM KAMU MENGHAKIMI”.
Ini adalah sedikit cerita mengenai makna hidup di dunia sekarang ini. Dimana dengan sejumlah pengalaman hidup yang telah saya lalui.